(hening sejenakkk... ) sambil memikirkan apa yang akan saya tuangkan dalam tulisan hari ini mengenai judul di atas. Hmm... so complicated.. and i believe it never end story in this world. Yupzz.. cerita yang tidak pernah akan habis-habisnya. Kenapa begitu?? In my mind, mengenai cinta selalu erat hubungannya dengan kelanjutan generasi berikutnya yang menempati bumi kita. Makanya menurut saya setiap orang diberikan hak untuk memilih pasangan hidupnya di dunia ini. Agar dapat melanjutkan generasi penerus bagi keluarganya.
So, kapan sih kita memulai kehidupan tentang cinta ?
Cinta pertama kita adalah cinta kepada orang tua sendiri ( Bapak dan Ibu)kemudian cinta kepada saudara kita ( abang, kakak atau adik kita). Why? menurut saya, cinta timbul karena kita tidak ingin kehilangan mereka, karena merekalah yang menemani kita, menyayangi kita, mengajari kita dan merupakan sesosok wujud yang dapat melindungi kita.
OhmyGod.. kok jadi cinta kepada orang tua dan saudara?
(penonton kecewa neh...) huehuehhuheuhue...~
sebenarnya itulah definisi dari cinta itu sendiri.
sering kali kita tidak memperdulikan orang tua kita atau saudara kita hanya karena tidak mengerti wujud cinta itu sebenarnya. Sampai suatu saat orang tua dan saudara kita sendiri tidak ada lagi disamping kita, barulah kita menyadarinya betapa besarnya cinta kita kepada mereka.
anyway busway.. tututututut~ im not a good writer in this blog. Saya hanya mencoba menuangkan apa yg ada diotakku sekarang. yaitu bagaimana menemukan cinta yang sebenarnya ("True Love").
Bagimana sebenarnya arti dari true love yang kita singkat aja "TL" ini?
TL saya artikan dengan cinta sejati yang berawal dari jodoh, kemudian perjuangan mendapatkan/mempertahankan hubungan cintanya sampai ke tahap menjadi orang tua.
Kebetulan saya sudah banyak membaca dan melihat film2 tentang cinta baik dari jaman dahulu ampe jaman yang paling modern. Tidak lah menarik jika satu film tidak disisipi dengan kisah cinta yang complicated. Why??
Saya jelaskan, apakah anda masih sendirian melewati hidup saat ini? apakah anda merasa resah/benci/ tidak senang jika melihat temen anda berpacaran di depan anda?
this is just my opinion. Cinta kadang sangat2 menyakitkan jika tidak terbalaskan alias bertepuk sebelah tangan. Tapi cinta lebih menakutkan jika tidak diungkapkan.
haha.. so dumb.. untuk apa sih diungkapkan kalo toh akhirnya di tolak juga??
untuk apa sih tiap hari merindukannya dan rela mengorbankan segalanya buat dia yang tidak mao membalas cinta kita?? so dumb.. goblok!!.
eitss... jgn cepat dulu menvonis seperti itu. but itulah yg terjadi pada anak2 muda saat ini. prinsipnya lebih cenderung "gak ada loe kan masih banyak yang lain". so jaman sekarang blom punya pacar sih asik2 aja. asik mo kemana aja dengan siapa saja asal ceweknya gak lebay aja dehh.. huehuehuehuehue.. dan tetap pada batasan yang wajar ( u know what i mean) yupz.. 17++ don't ever try try at home ( jangan pernah coba coba di rumah ) wkkwkwkw.. ditranslate ke english jadi lucu..
Apapun yang saya tuangkan disini tetap aja saya dibilang munafik. Toh jaman sekarang hampir tidak ada cowok yang benar2 tulus mencintai seorang cewek dan tetap menjaga kesuciannya sampai ke pelaminan. Bukan berarti tidak ada. Kadang cinta harus diterima karena terlanjur maaf bunting. So gimana solusinya? contohnya seperti ini neh. Aku cinta dia, tapi aku bermain dibelakangnya akhirnya aku bunting dan dia tidak pernah tau cinta yang sesungguhnya dariku. atau sebaliknya aku yang menghamili seorang wanita ternyata bukan wanita yang sesungguhnya aku cintai.
pertanyaan seperti ini sangat susah untuk dijawab. kira2 seperti ini kalo kenyataannya terungkap. Kenapa sih kamu mao main ma dia sementara kamu mencintai aku??? cowok nya hanya bisa menjawab "NAFSU" yang tidak tertahankan.
so kesimpulannya cinta <> Nafsu. oke?, (okelah kalo begitu.. beg beg beg beg...)
jadi buanglah nafsu mu jauh2 ke laut sana, dan jagalah ketulusan cinta diantara kalian yang saling mencintai. perbanyak amal ibadah, dan dekatkan diri dengan Sang Pencipta. Saya yakin Hanya Tuhan yang tahu cinta yang ada dalam dirimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar