Mungkin masih banyak kesalahan-kesalahan dalam bercerita atau apapun itu, mohn dimaklumi karena pertama kali bercerita.. (penonton teriak.. cuit..cuit.. ) ngayal mode on.. hahahaha....
Tema cerita ini adalah"Cinta Yang Salah" video klipnya ada di note sebelum nya.cekidott yang belum tau lagunya. hehee..
"hey, sapa yang salah sih?" pasti banyak pembaca yg bertanya dengan penuh penasaran kan.. hehehe.. (ngayal )
cekiprott..!!
Di satu kota kita sebut aja kota A (Apple). (Loh kok apel sih? ya suka-suka saya lah.. namanya juga mengarang hihi... )
Di kota A ini hiduplah sepasang kekasih bernama Wong dan Xing. (yeah sukasuka saya lagi.haha...)
Wong terkenal dengan parasnya yang ganteng, smart dan cool. itulah karakter wong. Sedangkan Xing, seorang wanita yang cantik, rambut panjang, hidung mancung, dari keluarga ternama di kota A.(kalo susah dibayangkan, liat ja video klipnya tuh. hihi..maksa mode on)
Ada apa dengan kisah kasih mereka sih? ok deh, mereka adalah mahasiswa di universitas terkenal di kota A. setiap mahasiswa wajib mengikuti salah satu ekstrakurikuler di kampus tersebut. Ternyata Wong dan Xing adalah mahasiswa satu kelas pada tingkat yang sama.
Perkenalan pun terjadi , dan hari ke hari hubungan mereka semakin akrab. (I Like This Moment ) maka timbullah perasaan suka diantara mereka. dan akhirnya mereka pun jadian. Yups i means Pacaran..
Wang yang terkenal ganteng dan pinter di kelasnya dan di kampusnya ternyata memiliki hobi olahraga Tinju (Thai Box ). Wow olahraga yang keras sekali yah.. bisa dibayangkan kan 2 orang saling bertarung di arena tinju untuk memperebutkan piala juara (the champion).
Ini lah bidang olahraga yang dipilih si Wang. Xing mendukung kegiatan kekasihnya ini dengan ikhlas.
Kabar gembira pun datang yaitu pihak kampus mengelar kejuaraan Thai Boxing, dimana semua mahasiswa di kota A boleh mengikutinya. Terpilihlah Si Wang sebagai calon terkuat dari kampusnya. Mendenger hal tersebut dan penuh ambisi Wang yakin bisa merebut gelar juara tersebut. Berlatihlah dia dengan giat bersama kekasihnya Xing. Xing dengan setia memberi dukungan penuh semangat kepada Si Wang. Wang merasa senang telah ditemeni oleh kekasihnya yang baik hati yang siap mendukungnya. Xing memberikan sebuah jimat kepada si Wang agar dilindungi dan diberikan kemenangan dalam memperebutkan kejuaraan tersebut. (bisa dilihat di video klipnya sekali lagi kalo terlewatkan).
Setelah melalui proses kualifikasi yang berat Wang berhasil mencapai posisi final. Wang berhasil mengalahkan lawan-lawannya di pertandingan sebelumnya. Maka Wang berhak maju ke final bertemu dengan lawan yang tangguh juga bernama Vanness Wu kita sebut ja Wu. Wu adalah kampus B (Banana) terkenal ganteng dan sangat cool dipenuhi dengan ambisi untuk memperebutkan piala juara.
Pada hari H yang telah ditentukan, sudah banyak pengemar olahrga ini yang datang meramaikan suasana arena pertandingan termasuk kekasihnya si Xing yang mendukung si Wang terus menerus berharap kekasihnya sebagai juara hari itu. Pertandingan pun dimulai ditandai dengan bunyi lonceng dari panitia pertandingan. "TEnngggggggg...." Suasana sangat ramai saat itu, penuh dengan sorak sorai dari para penonton yang mendukung masing-masing calon juaranya. Pertandingan saat itu cukup menegangkan, terjadi baku hantam dari masing-masing pemain ( red Wang dan Wu ). Mereka bertempur habis-habisan di arena ring untuk membuktikan dirinya sebagai yang terbaik di Kota mereka.
Ronde demi ronde telah berlalu, sampai lah di ronde terakhir yang sangat menegangkan. Masing-masing petarung telah mengeluarkan seluruh kemampuannya , saatnya yang ditunggu-tunggu oleh penonton pun tiba. Wu berhasil mengalahkan Wang di saat2 terakhir. Wang terjatuh terkapar setelah menerima pukulan keras dari Wu. Wang kalah telak, pemenangnya adalah Wu. Selesai.
hoiii.. moso dah selesai? pembaca kecewa neh.. weks.. ok..ok...
becanda aja kok... santai... ^^ lets continue... hang bentar tadi (.. intip dulu video nya ahh... )
.
.
.
GPL (gak pake lama..)
Wang yang tampak sangat sedih dengan kekalahannya.
Kenapa saya bisa kalah? itulah yang ada di benak Wang sejak pertandingan itu.Penuh dengan kekecewaan yang mendalam dalam hati Wang. Wang tidak pernah menyangka akan kalah telak di pertandingan itu. Dia kemudian berjanji untuk merebut kembali piala juara tersebut di kejuaraan berikutnya. Tekad Wang sudah bulat, tekad yang kuat untuk berlatih lebih keras dan lebih giat lagi untuk menjadi sang juara. Sang kekasih Xing sangat sedih melihat Wang bersikap demikian kecewa dan penuh penyesalan karena kekalahan tersebut. Xing tak berhenti menyemangatinya untuk tetap menerima kenyataan tersebut. Alhasil Wang mulai menghindari kekasihnya untuk bisa lebih fokus dan lebih giat berlatih.Hal ini tampak dari Si Wang yang tidak memperdulikan kata-kata Xing dengan berlalu pergi tanpa kata meninggalkan Xing sendirian. Xing berharap kekasihnya Wang untuk kembali ke masa-masa yang indah telah mereka lalui bersama, canda tawa, dan bergembira bersama selayaknya sepasang kekasih.
Tekad Wang sudah bulat, Tekad untuk menjadi sang juara. Telepon dari Xing pun dicuekin demi konsentrasi ke pertandingan yang akan datang. Dalam hati Xing sangat sedih dengan tindakan Wang. Xing sedih karena kekasihnya telah berubah, berubah menjadi seorang cowok yang sangat ambisius untuk menjadi juara. Dalam hati Xing menanggis tertunduk kecewa dengan kekasihnya itu.
*berjuang Keras~
yah.. saatnya untuk merebut gelar juara yang tertunda, itulah kata-kata yang termotivasi di dalam diri Wang. Tanpa mengenal lelah Wang terus berlatih dan berlatih dengan keras agar dapat bertarung dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Wang berlatih sendirian tanpa ditemeni oleh kekasihnya lagi Xing. Dalam hati Wang hanya fokus dan terus berlatih dengan giat supaya ambisi nya tercapai di kejuaraan nantinya. Disela latihan , Wang sempat melihat kembali jimat yang diberikan oleh kekasihnya itu. Yah jimatnya itu masih disimpannya, but Wang hanya sekilas melihatnya dan kembali latihan untuk melupakan semua kenangan itu.
Sang kekasih Xing yang ditinggal oleh Wang merasa sangat kecewa dan berniat untuk meninggalkan kota A dan kampus nya. Xing pindah kuliah dan menetap di luar negeri mencoba untuk mencari suasana baru agar melupakan Wang kekasihnya yang sangat dicintainya itu.
*Kejuaraan dimulai
Setahun kemudian berlalu, gelar kejuaraan pun dimulai lagi. Inilah saat-saat yang sangat dinantikan oleh Wang untuk menjadi sang juara.
Setelah melewati babak penyisihan, Wang dan lawannya Wu berjumpa kembali di partai final. Masing-masing sudah mengenal karakter / teknik bertinju masing-masing lawan. Wang sudah bertekad bulat untuk merebut juara , dan Wu berjuang untuk mempertahankan gelarnya. Pertandingan final pun digelar lagi. Wang dan Wu bertarung habis-habisan lagi di arena tinju itu. Namun Wu kehabisan tenaga dan berhasil dikalahkan oleh Wang. Wang pun berhasil menjadi juara , saat-saat yang sangat dinantikannya sejak kekalahannya satu tahun yang lalu. Wang berhasil mencapai impiannya, Wang banyak belajar dari kekalahannya sebelumnya, sedangkan Wu harus bertekuk lutut mengakui keunggulan Wang.
Cerita berakhir sampai disini..
So apa sih makna dari cerita ini ? Jangan tanya saya donk.. hehee... saya hanya terinspirasi dari lagu tersebut, kemudian saya melihat kehidupan yang sekarang. Well cinta pergi takkan kembali lagi.. Nyesel kemudian hari tiada guna.
ini yang saya tangkap dari makna lagu dan karangan saya ini.
Bila ada yg berpendapat lain, boleh donk komen di bawah jangan cuman like ja loh..
I promise, jika saya bisa dapat 20 jempol saja, I will come with new story from the other love song.. cuit..cuit.. promise neh..
NB. Jika inspirasi itu datang yah.. :D
Thanks for visit my facebook, my blog, thanks for being my friend on facebook, thanks for koment here...
Saya bukanlah siapa2 tanpa keluarga dan temen-temen di dunia ini. Thanks God~ u Give a beautiful life!
enjoy ja!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar